Langsung ke konten utama

Postingan

Mahasiswa KKN Gelar Seminar dan Workshop “Membangun Desa Mandiri” Berbasis ZISWAF dan Edukasi Hak Anak

Pose Bersama Mahasiswa dan Peserta Seminar Polewali Mandar - andankji.com  ~   Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Asyariah Mandar melaksanakan seminar dan workshop anak dengan tema “Membangun Desa Mandiri melalui Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) serta Edukasi Hukum tentang Pernikahan Dini dan Hak Anak” di Desa Landi Kanusuang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis 29 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anak dan remaja, mengenai pentingnya pengelolaan zakat, infaq, sedekah, dan wakaf sebagai upaya mewujudkan desa yang mandiri secara ekonomi. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi hukum tentang bahaya pernikahan dini serta pentingnya perlindungan hak-hak anak. Seminar dan workshop tersebut diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, orang tua, serta anak-anak dan remaja Desa Landi Kanusuang. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh peserta, terutama anak-an...
Postingan terbaru

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNASMAN Gelar Workshop Anti Bullying di SMP Negeri Katumbangan Lemo

Pose bersama Peserta dan Mahasiswa KKN Unasman Polewali Mandar - andankji.com   ~  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multitematik PUMD Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) Angkatan XLI Tahun 2026 melaksanakan program kerja berupa workshop anti-bullying di SMP Negeri Katumbangan Lemo, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Workshop Anti-Bullying bagi Siswa SMP” sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya kasus perundungan di lingkungan sekolah. Workshop yang berlangsung di aula SMP Negeri Katumbangan Lemo tersebut diikuti oleh 40 siswa dari kelas VI, VII, dan IX. Kegiatan dikoordinir dan dimoderatori oleh Lisma, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Al Asyariah Mandar. Lisma: Moderator dan Penanggungjawab Kegitan Acara dimulai pukul 10.00 WITA dengan pemaparan materi oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UNASMAN, Dr. Hamdan, S.Ag., M.Ag. Dalam materinya ia menjelaskan bahwa bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja, berulan...

Mahasiswa KKN Prodi Komunikasi UNASMAN Gelar Praktis Public Speaking Ibu-Ibu di Desa Tuttula

Pose Bersama Mahasiswa KKN dan Peserta SBBI Polewali Mandar~andankji.com  — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) menggelar kegiatan Seni Berbicara Bersama Ibu-Ibu (SBBI) di Lapangan Desa Tuttula, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (25/1/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi serta kepercayaan diri ibu-ibu desa dalam berbicara di depan umum. Program SBBI digagas oleh tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNASMAN, yakni Alya Agus, Arfah, dan Musdalifa. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN yang disusun berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan pengabdian di Desa Tuttula. Berdasarkan hasil pengamatan mahasiswa KKN, masih banyak ibu-ibu yang merasa ragu, malu, dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat di ruang publik, seperti rapat desa, seminar, maupun diskusi kelompok. Kondisi ini dinilai berdampak pada minimnya partisipasi dan kontribusi pemikiran ibu-ibu dala...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unasman Pimpin Workshop Anti Hoaks di SMA Negeri 1 Tapango

Pose Bersama Polewali Mandar ~ andankji.com. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PUMD Universitas Al Asyariah Mandar Angkatan XLI Tahun 2026 melaksanakan program kerja di bidang literasi digital melalui Workshop Bijak Bermedia Sosial di SMA Negeri 1 Tapango, Jumat 23 Januari 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Karakter Digital Tangguh dan Anti Hoaks” sebagai respon atas meningkatnya penyebaran informasi palsu di media sosial. Workshop yang berlangsung di Laboratorium Kimia SMA Negeri 1 Tapango ini diikuti oleh siswa kelas X dan XI. Koordinator kegiatan, Alya Sahwa, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Al Asyariah Mandar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa KKN kepada masyarakat desa, khususnya pelajar, agar lebih kritis dan bijak dalam menggunakan media sosial. Mahasiswa KKN Unasman Angkatan XLI 2026 Desa Tapango  Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dibuka oleh wakil Kepala SMA Negeri 1 Tapango. Dalam sambu...

Korupsi dan Ilusi Denda Damai: Ketika Uang Menggantikan Keadilan

  Oleh: Hamdan eSA Wacana denda damai bagi koruptor kembali mengemuka dengan dalih pragmatis: uang negara dapat segera kembali, proses hukum menjadi efisien, dan lembaga masyarakat tidak semakin sesak. Sekilas, argumen ini tampak rasional. Namun jika ditelusuri lebih dalam, gagasan mendamaikan korupsi dengan uang, ini justru mengandung persoalan serius. Ia mereduksi keadilan menjadi transaksi, dan menempatkan hukum dalam posisi tunduk pada kekuasaan serta kapital. Padahal kita ketahui bahwa korupsi bukan sekadar kejahatan finansial, tetapi lebih dari itu adalah kejahatan moral dan sosial. Ia merusak kepercayaan masyarakat, menggerogoti legitimasi negara, serta menciptakan ketidakadilan struktural yang dampaknya jauh melampaui angka kerugian negara. Olehnya itu, menyelesaikan korupsi dengan denda damai bukan hanya problem yuridis, tetapi juga problem etis dan filosofis. Korupsi bukan kejahatan biasa. Ia bukan tindakan individu yang berdiri sendiri, melainkan kejahatan yang lah...

HALTE YANG HUJAN

  Cerita Mini (Cermin) Hamdan Biasanya pagi begini aku menunggumu di halte kecil dekat Jalan Pettarani. Kota Makassar belum sepenuhnya terjaga. Aspal masih lembab oleh sisa embun malam, dan pedagang buroncong sedang menyalakan pembakarannya. Aku hafal ritmenya, seperti aku hafal caramu datang. Langkah ringan, rambut ikal terikat sederhana, dan senyum yang entah kenapa selalu membuat pagi terasa lebih hidup. Tapi pagi ini berbeda. Hujan turun deras sejak subuh. Redah sebentar, menjadi spasi, lalu deras lagi. Titik air menumbuk atap halte seperti ingin mengusir siapa pun yang menyimpan harapan. Aku tetap di sini menanti dia, memeluk tas, menatap jalan yang mulai dipenuhi pete-pete warna merah dan biru.  Biasanya, di jam begini, Wulan sudah muncul dari mulut lorong, datang menyapaku dengan senyum dan lambaian kecil seolah kami baru saja bertemu. Ya, keistimewaan Wulan adalah setiap kali saat bertemu, ia mampu membuat suasana seperti baru pertama bertemu. Sekarang, setengah jam be...

Terlihat Dramatis Tapi Realitas

Penulis: Nuryadi, S.H, M.M Beberapa hari terakhir, media sosial dan portal berita dipenuhi kemarahan soal kasus keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Wajarlah, tak ada yang bisa menoleransi anak-anak yang jatuh sakit karena makanan yang seharusnya menyehatkan mereka. Tapi di tengah gelombang kemarahan ini, kita juga perlu jujur dan waras dengan mencoba melihat pada skala makro. K asus keracunan memang nyata, tapi tidak boleh menyamaratakan semua program, ada kurang lebih 10.000 lebih siswa yang dilaporkan terdampak keracunan. Itu angka besar, tapi kita juga harus jujur bahwa lebih dari 60 juta penerima MBG tidak mengalami hal serupa. Artinya, masalah ini bukan soal konsep programnya, melainkan soal pelaksanaan di titik-titik tertentu. Masalah keamanan pangan bukan hal sepele, tapi bisa diperbaiki tanpa harus mematikan program yang menyelamatkan jutaan anak dari kelaparan dan stunting. M enyalahkan pemerintah itu mudah, tapi mewujudkan solusi butuh kerja nyata . P rogram sebes...