Hamdan eSA (Dosen Ilmu Komunikasi Unasman) Ramadhan bukan hanya soal Tuhan, masjid, kendali nafsu, dan tarwih. Ia cukup kompleks menyentuh berbagai aspek. Itu sebabnya, sekitar sebulan sebelum kedatangannya, perubahan biasanya sudah mulai terlihat di ruang media dan pasar. Iklan bertema religi mulai bermunculan di televisi, pusat perbelanjaan dipenuhi dekorasi bernuansa Ramadhan, dan berbagai merek meluncurkan produk dengan label khusus bulan suci. Dari sirup hingga pakaian biasa, alat shalat, paket perjalanan umrah, promosi restoran, dan lain sebagainya. semuanya menggunakan simbol dan narasi yang berkaitan dengan Ramadhan. Hal seperti ini menunjukkan bahwa Ramadhan tidak hanya menjadi peristiwa spiritual, tetapi juga peristiwa ekonomi yang sangat besar. Nilai-nilai religius yang melekat pada bulan suci sering kali bertransformasi menjadi tema komunikasi pemasaran yang sangat efektif. Dalam perspektif studi media, situasi ini dapat dipahami melalui kerangka agenda setting ya...