Langsung ke konten utama

Mahasiswa KKN Gelar Seminar dan Workshop “Membangun Desa Mandiri” Berbasis ZISWAF dan Edukasi Hak Anak

Pose Bersama Mahasiswa dan Peserta Seminar

Polewali Mandar - andankji.com ~ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Asyariah Mandar melaksanakan seminar dan workshop anak dengan tema “Membangun Desa Mandiri melalui Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) serta Edukasi Hukum tentang Pernikahan Dini dan Hak Anak” di Desa Landi Kanusuang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis 29 Januari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anak dan remaja, mengenai pentingnya pengelolaan zakat, infaq, sedekah, dan wakaf sebagai upaya mewujudkan desa yang mandiri secara ekonomi. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan edukasi hukum tentang bahaya pernikahan dini serta pentingnya perlindungan hak-hak anak.

Seminar dan workshop tersebut diikuti oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, orang tua, serta anak-anak dan remaja Desa Landi Kanusuang. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh peserta, terutama anak-anak, melalui diskusi dan contoh kasus sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Koordinator mahasiswa KKN Universitas Al-Asyariah Mandar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja di bidang sosial dan pendidikan. 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga masa depan mereka dengan menghindari pernikahan dini serta memahami hak-hak mereka sebagai anak. Di sisi lain, kami juga mendorong masyarakat untuk mengelola ZISWAF secara produktif demi kesejahteraan desa,” ujarnya.

Dalam sesi edukasi hukum, peserta diberikan pemahaman mengenai batas usia pernikahan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dampak pernikahan dini terhadap kesehatan dan pendidikan anak, serta peran keluarga dan masyarakat dalam melindungi hak anak. Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang tampak antusias mengikuti setiap sesi.

Pemerintah Desa Landi Kanusuang mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Al-Asyariah Mandar. 

“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN yang telah memberikan edukasi kepada anak-anak dan masyarakat. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membangun kesadaran hukum dan sosial demi terwujudnya desa yang mandiri dan sejahtera,” ujar Kepala Desa Landi Kanusuang

Melalui seminar dan workshop ini, mahasiswa KKN Universitas Al-Asyariah Mandar berharap masyarakat Desa Landi Kanusuang semakin memahami pentingnya peran ZISWAF dalam pembangunan desa serta pentingnya menjaga dan melindungi hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MTs Ma'arif NU Pulau Salamaq Semarakkan HUT RI ke-80 dengan Penuh Antusias

Aktivitas Latihan Gerak Jalan, MTs Ma'arif NU Pulau Salamaq andankji.com - Polewali Mandar . ~   Memasuki usia ke-80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, MTs Maarif NU Pulau Salamaq menyambut hari bersejarah ini dengan semangat dan kebanggaan. Seperti sekolah-sekolah lain di Kabupaten Polewali Mandar, bahkan di seluruh Indonesia, MTs Ma'arif NU Pulau Salamaq turut memeriahkan peringatan HUT RI melalui berbagai kegiatan. Para guru dengan tekun melatih siswa mengikuti beragam perlombaan khas Agustusan, salah satunya lomba gerak jalan. Persiapan upacara bendera pun dilakukan secara khidmat, untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan siswa. Marsyud Husain Dawai, guru MTs Pulau Salamaq, menjelaskan:  " Selain sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan, gerak jalan ini juga mengajarkan kepada siswa tentang perjuangan para pahlawan yang berjalan jauh dalam merebut kemerdekaan". Marsyud Husain Dawai,  guru MTS Pulau Salamaq Kepala Sekolah MTs Ma'arif NU Pulau Salama...

Seminar dan Dialog di Pantai Babatoa: Menguatkan Kearifan Lokal dan Komitmen Lingkungan

Suasana Pembukaan Seminar dan Dialog a ndankji.com ~ Polewali Mandar — Mahasiswa dan komunitas pecinta alam serta pemerhati lingkungan menggelar Seminar dan Dialog bertema "Ekosistem, Manusia Pesisir, dan Kearifan Lokal", Sabtu pagi, 21 Juni 2025, di Pantai Babatoa, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) bersama Komunitas Laut Biru. Hadir sebagai narasumber utama, Muhammad Syariat Tajuddin, seorang akademisi sekaligus pakar budaya lokal, serta Muh. Putra Ardiansyah, pendiri Komunitas Laut Biru. Keduanya berbagi pandangan tentang pentingnya pelestarian ekosistem pesisir dengan pendekatan berbasis kearifan lokal. Dalam sambutannya, Camat Campalagian, Muhdar, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, yang selaras dengan program 100 hari kerja Bupati Polewali Mandar, khususnya dalam isu penanganan stunting, kesehatan untuk semua, pengurangan sampah dan banjir, sert...

Idul Fitri sebagai Peristiwa Sosial dan Budaya

Oleh Hamdan eSA (Dosen Ilmu Komunikasi Unasman)   Suatu ketika sekitar saat mahasiswa awal, menjelang libur Ramadhan, saya ajukan tantangan pada teman-teman kos; “ayo, siapa berani memutuskan sedikit “urat rindu” dengan cara tidak pulang kampung sampai lebaran”? Meski tidak ada jawaban tegas, tapi akhirnya, memasuki Ramadhan ada dua teman yang nampaknya tidak mudik.   Demikianlah, sekitar sepuluh pertama Ramadhan kami telah kehabisan amunisi; uang, minyak tanah, dan bahan makanan. Wesel Pos tak datang-datang. Kami belum begitu terbiasa menjalani hidup di kota sebagai mahasiswa rantau masih besar malunya. Kami harus survival ke masjid untuk buka puasa. Berbuka sekaligus juga sebagai sahur.   Kami punya sebuah gitar milik teman yang mudik, tetapi tanpa senar 1, 2 dan 3. Saya berinisiatif menggunakan tali kopling motor sebagai pengganti senar agar dapat digunakan. Dengan gitar itu, setiap sore saya bernyanyi beberapa lagu yang itu-itu saja, berulang. Tetapi kadang air mata...