Langsung ke konten utama

KKN PUMD UNASMAN DESA BATULAYA GELAR PELATIHAN EKONOMI BERBASIS SYARIAH

Suasana Pelatihan Ekonomi Berbasis Syariah

andankji.com ~ Polman. Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Angkatan XL tahun 2025 mengadakan pelatihan ekonomi berbasis syariah di aula Kantor desa batulaya Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar pada Senin (10/2/2025).

Kegiatan ini berlangsung dari pukul 10.00 hingga 11.50 WIB dan diikuti oleh 170 Warga yang tergabung dalam pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kegiatan pelatihan ini mengangkat tema pelatihan pengembangan ekonomi berbasis syariah. Ketua pelaksana kegiatan sekaligus kordinator desa KKN PUMD desa Batulaya, Adi Adnan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi dengan berlandaskan prinsip-prinsip syariah, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya yang berfokus pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Perserta Pelatihan

"Kami melihat potensi besar dari produk-produk yang dihasilkan oleh masyarakat di sini. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan berlandaskan syariat Islam," ujar Adi Adnan.

Melalui Kegiatan pelatihan ekonomi berbasis syariah ini diharapkan dapat bernilai edukasi untuk masyarakat desa batulaya dalam mengembangkan usaha mereka dan tentunya sesuai dengan prinsip prinsip syariah.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi contoh nyata peran serta mahasiswa KKN dalam memberdayakan masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan daerah.

Selanjutnya, narasumber, Bapak Irwan selaku dosen Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman), menyampaikan materi presentasi tentang konsep pengembangan ekonomi yang sesuai dengan syariat Islam.

Warga desa batulaya terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai aspek terkait ekonomi syariah. Salah satu peserta, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.

"Saya jadi lebih paham bagaimana cara mengembangkan ekonomi yang sesuai dengan syariat islam. Saya sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang telah memberikan ilmunya," ujarnya.

Peserta KKN Desa Batulaya

Dosen pendamping lapangan Bapak Hasbullah, berharap agar pelatihan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. 

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dalam menyelenggarakan kegiatan ini, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang konsep ekonomi berbasis syariah. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ilmu yang diterima hari ini, tetapi juga dapat diterapkan secara berkelanjutan demi membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih kuat di Desa Batulaya.” Ungkap pak Hasbullah.

Kegiatan pelatihan pengembangan ekonomi berbasis syariah ini merupakan salah satu wujud nyata dari kontribusi mahasiswa KKN Unasman dalam memberdayakan masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM yang sesuai dengan prinsip prinsip syariah di desa batulaya dan sekitarnya.

Kontributor: Adi Adnan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswi Komunikasi Unasman Raih Juara 1 Lomba Karya Ilmiah HUT Lalu Lintas Bayangkara Ke-69

  Artika Ananda Putri, Mahasiswa Ilmu Kounikasi Unasman andankji.com, Polman  ~~ Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Asyariah Mandar (FISIP Unasman). Artika Ananda Putri, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat, dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69 tahun 2024. Lomba yang bertemakan "Polantas Presisi Hadir" ini diikuti oleh 40 peserta mahasiswa Perguruan Tinggi se-Sulbar dan mahasiswa dari berbagai universitas di luar Sulbar yang ber-KTP Sulbar. Artika Ananda Putri mengangkat karya ilmiah berjudul; “Menuju Sulbar Sejahtera: Optimalisasi Regional Traffic Management Centre (RTMC) melalui Gerakan Satu Hari Tanpa Pelanggaran”, yang dinilai unggul dari segi kreativitas gagasan, orisinalitas, analisis, dan sistematika penulisan. Kaprodi Ilmu Komunikasi, Dr. Hamdan, M.Ag, memandang bah...

Ahmadiyah, NII dan Candoleng-doleng

Oleh: Hamdan Akhir Mei 2011 lalu saya berada di sebuah pelosok kampung untuk beberapa waktu. Saat jumatan, sebelum azan dikumandangkan, Kades sebagai aparat dan tentunya mewakili Negara, menyampaikan pengumuman dari pemerintah kepada seluruh warga khususnya umat Islam untuk mewaspadai dua hal yang mengancam stabilitas kehidupan sosial warga, yakni: (1) tentang hadirnya aliran sesat Ahmadiyah yang mengajarkan adanya nabi setelah Muhammad saw, dan (2) hadirnya Negara Islam Indonesia (NII) yang menginginkan berdirinya Negara Islam secara terpisah dari Negara Kesatuan RI. Kedua hal di atas memfokuskan sasaran penyebaran misinya pada generasi muda. Karenanya jika warga menemukan hal-hal yang mencurigakan, kiranya segera melaporkan ke pemerintah setempat. Sekitar sepuluh hari kemudian, masih di kampong yang sama, saya terjaga saat dini hari pukul 01.30-an karena merasa lapar. Soalnya kemudian bukan soal terjaga, tetapi tak bias tidur setelah perut sudah terisi. Yang menganggu adalah dentuman...

TEOLOGI INTEGRALISTIK (Pendekatan Sejarah)

oleh: Prof. Dr. H.M. Saleh Putuhena Pendahuluan Sejak 1970-an dialog antar umat beragama mulai digiatkan oleh Departemen Agama. Ketika itu Menteri Agama (1972-1977) di jabat oleh Mukti Ali, professor perbandingan agama pada IAIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta. Sebagai seorang menteri yang berasal dari kalangan intelektual Muslim , ia sangat peduli pada dua hal penataan masalah pendidikan dan kerukunan umat beragama yang memang menjadi salah satu tugas Departemen Agama sejak didirikan 1946. Selama ini tugas pokok tersebut terkesan diabaikan. Meskipun secara sporadis terjadi konflik antara umat beragama di beberapa daerah terutama setelah 1965. Meskipun dialog atau pertemuan antar umat beragama tetap dilaksanakan secara intensif baik oleh Departemen Agama, maupun oleh organisasi keagamaan, tetapi tampaknya kurang berhasil dalam membina kerukunan antar umat beragama. Konflik antar umat beragama masih tetap juga terjadi. Rangkaian konflik yang terjadi pada penghujung abad XX berupa peri...