Langsung ke konten utama

Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Unasman Latih Warga Tulis Berita

 

Pembukaan Kegiatan Pelatihan

andankji.com~Polman. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Unasman menggelar Pelatihan Penulisan Berita di Media Sosial yang dilaksanakan di Kantor Desa Bakka-bakka Kecamatan Wonomulyo, Kamis 20 Februari 2025, dihadiri oleh sejumlah unsur masyarakat khususnya dari unsur PKK Desa Bakka-bakka. Kegiatan merupakan bagian dari program kerja KKN PUMD (Program Unasman Membangun Desa), turut hadir seluruh peserta KKN yang dikoordinir oleh Kordes Riswan.

Koordinator kegiatan, Brilianti, menerangkan bahwa tujuan pelatihan ini diadakan adalah untuk memberikan wawasan serta motivasi kepada masyarakat agar dapat meningkatkan kemampuan menulis berita.

Hamdan Menyampaikan Materi Pelatihan

Materi pelatihan disampaikan oleh Bapak Dr. Hamdan, M.Ag, dosen Ilmu Komunikasi, yang juga menjabat sebagai Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Unasman.

Pemateri mengungkapkan beberapa hal dalam penulisan berita di Media terutama media sosial. Di antaranya seperti; penggunaan 5W+1H dalam penulisan berita, mengapa suatu peristiwa diberitakan, beberapa jenis berita, dan praktek penulisan berita secara langsung.

Foto Bersama

Setelah sesi Foto bersama, Hamdan bersama kontributor andanji.com juga berkesempatan mengunjungi Posko KKN.

::Kontributor: Rahmatya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswi Komunikasi Unasman Raih Juara 1 Lomba Karya Ilmiah HUT Lalu Lintas Bayangkara Ke-69

  Artika Ananda Putri, Mahasiswa Ilmu Kounikasi Unasman andankji.com, Polman  ~~ Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Asyariah Mandar (FISIP Unasman). Artika Ananda Putri, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat, dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69 tahun 2024. Lomba yang bertemakan "Polantas Presisi Hadir" ini diikuti oleh 40 peserta mahasiswa Perguruan Tinggi se-Sulbar dan mahasiswa dari berbagai universitas di luar Sulbar yang ber-KTP Sulbar. Artika Ananda Putri mengangkat karya ilmiah berjudul; “Menuju Sulbar Sejahtera: Optimalisasi Regional Traffic Management Centre (RTMC) melalui Gerakan Satu Hari Tanpa Pelanggaran”, yang dinilai unggul dari segi kreativitas gagasan, orisinalitas, analisis, dan sistematika penulisan. Kaprodi Ilmu Komunikasi, Dr. Hamdan, M.Ag, memandang bah...

Ahmadiyah, NII dan Candoleng-doleng

Oleh: Hamdan Akhir Mei 2011 lalu saya berada di sebuah pelosok kampung untuk beberapa waktu. Saat jumatan, sebelum azan dikumandangkan, Kades sebagai aparat dan tentunya mewakili Negara, menyampaikan pengumuman dari pemerintah kepada seluruh warga khususnya umat Islam untuk mewaspadai dua hal yang mengancam stabilitas kehidupan sosial warga, yakni: (1) tentang hadirnya aliran sesat Ahmadiyah yang mengajarkan adanya nabi setelah Muhammad saw, dan (2) hadirnya Negara Islam Indonesia (NII) yang menginginkan berdirinya Negara Islam secara terpisah dari Negara Kesatuan RI. Kedua hal di atas memfokuskan sasaran penyebaran misinya pada generasi muda. Karenanya jika warga menemukan hal-hal yang mencurigakan, kiranya segera melaporkan ke pemerintah setempat. Sekitar sepuluh hari kemudian, masih di kampong yang sama, saya terjaga saat dini hari pukul 01.30-an karena merasa lapar. Soalnya kemudian bukan soal terjaga, tetapi tak bias tidur setelah perut sudah terisi. Yang menganggu adalah dentuman...

TEOLOGI INTEGRALISTIK (Pendekatan Sejarah)

oleh: Prof. Dr. H.M. Saleh Putuhena Pendahuluan Sejak 1970-an dialog antar umat beragama mulai digiatkan oleh Departemen Agama. Ketika itu Menteri Agama (1972-1977) di jabat oleh Mukti Ali, professor perbandingan agama pada IAIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta. Sebagai seorang menteri yang berasal dari kalangan intelektual Muslim , ia sangat peduli pada dua hal penataan masalah pendidikan dan kerukunan umat beragama yang memang menjadi salah satu tugas Departemen Agama sejak didirikan 1946. Selama ini tugas pokok tersebut terkesan diabaikan. Meskipun secara sporadis terjadi konflik antara umat beragama di beberapa daerah terutama setelah 1965. Meskipun dialog atau pertemuan antar umat beragama tetap dilaksanakan secara intensif baik oleh Departemen Agama, maupun oleh organisasi keagamaan, tetapi tampaknya kurang berhasil dalam membina kerukunan antar umat beragama. Konflik antar umat beragama masih tetap juga terjadi. Rangkaian konflik yang terjadi pada penghujung abad XX berupa peri...