Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unasman Lakukan Workshop Kurikulum 2025
![]() |
suasana Workshop Kurikulum Prodi Ilmu Pemerintahan |
andankji.com - Polewali Mandar ~ Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP), Universitas Al-Asyariah Mandar (UNASMAN), mengadakan workshop revisi Kurikulum 2025 dengan tema "Kurikulum Berbasis Outcome Best Education". Kegiatan ini berlangsung di Gedung MK UNASMAN, pada Sabtu, 9 Agustus 2025 mulai pukul 09.00 WITA.
Workshop ini secara resmi dibuka oleh Dekan FISIP UNASMAN, Bapak Dr. Muhammad Massyat, S.Sos., M.I.Kom. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan dunia pendidikan dan dunia kerja. “Kurikulum harus terus diperbarui agar mampu mencetak lulusan yang siap menghadapi dinamika perubahan dan memiliki kompetensi unggul,” ujarnya.
Narasumber utama pada workshop ini adalah Bapak Dr. Muhammad Tang Abdullah, S.Sos., M.Ap, yang memaparkan berbagai konsep dan strategi pengembangan kurikulum berbasis outcome education. Pemaparan beliau mendapat antusias tinggi dari peserta, yang terdiri dari dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan, alumni FISIP UNASMAN, serta sejumlah pimpinan dan pejabat dari lingkungan Universitas Al-Asyariah Mandar.
![]() |
Pose Bareng Peserta Workshop |
Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Direktur Lembaga Layanan Pembelajaran dan Penelitian (LLPM), Kepala Badan Penjaminan Mutu (BPM), serta Kepala Biro Universitas Al-Asyariah Mandar. Selain itu, Wakil Dekan FISIP dan Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan turut berpartisipasi aktif.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengapresiasi undangan workshop serta menyampaikan aspirasi pentingnya penguatan prilaku dan karakter mahasiswa yang sesuai dengan kebudayaan Mandar, terutama nilai malaqbi sebagai dasar etika dan sikap dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar berharap agar mahasiswa Ilmu Pemerintahan dapat menerapkan kompetensi pelayanan publik yang lebih baik, khususnya dalam menangani masalah sosial saat menjalani program magang. Hal ini penting agar mahasiswa dapat memahami secara langsung tugas dan tanggung jawab Dinas Sosial sebagai pengguna alumni di lapangan.
Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara dosen dan narasumber. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme dan semangat kolaboratif yang tinggi dalam upaya menyempurnakan kurikulum agar menghasilkan lulusan berkualitas yang sesuai dengan standar outcome terbaik pendidikan.
Workshop ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan kurikulum Program Studi Ilmu Pemerintahan dengan tuntutan global, sekaligus memperkuat posisi Universitas Al-Asyariah Mandar sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan adaptif terhadap perubahan. (Tya)
Komentar