Langsung ke konten utama

Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNASMAN Gelar Workshop Revisi Kurikulum 2025

Dekan FISIP Unasman Membuka Kegiatan Workshop

andankji.com - Polewali Mandar, ~ Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) Universitas Al-Asyariah Mandar (UNASMAN) menggelar Workshop Revisi Kurikulum 2025 bertema “Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education” di Gedung Mahkamah Konstitusi UNASMAN, Sabtu 9 Agustus 2025.

Workshop yang dilakukan secara hybrid  ini, dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP UNASMAN, Dr. Muhammad Massyat, S.Sos., M.I.Kom. Dekan dlam smbutannya menekankan pentingnya kurikulum adaptif sebagai langkah strategis menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan tuntutan industri di era globalisasi. "Kurikulum harus dirancang agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi nyata," ujarnya.

Suasana Workshop Kurikulum 2025 Ilmu Komunikasi Unasman

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Direktur LPPM UNASMAN, Kepala BPM, serta Kepala Biro UNASMAN. Turut hadir dosen-dosen Prodi Ilmu Komunikasi, alumni, Wakil Dekan FISIP, dan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi.

Sebagai narasumber utama, Dr. Abdul Majid, secara daring, memaparkan materi tentang implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education yang menekankan pencapaian kompetensi lulusan sesuai standar industri dan akademik. Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta, mencerminkan antusiasme tinggi dalam merumuskan kurikulum yang relevan dan berkualitas.

Foto Bareng Peserta Workshop

Melalui workshop ini, Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UNASMAN menargetkan tersusunnya kurikulum yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan dunia kerja, demi memberikan pendidikan terbaik bagi mahasiswa. (Tya)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswi Komunikasi Unasman Raih Juara 1 Lomba Karya Ilmiah HUT Lalu Lintas Bayangkara Ke-69

  Artika Ananda Putri, Mahasiswa Ilmu Kounikasi Unasman andankji.com, Polman  ~~ Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Asyariah Mandar (FISIP Unasman). Artika Ananda Putri, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat, dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69 tahun 2024. Lomba yang bertemakan "Polantas Presisi Hadir" ini diikuti oleh 40 peserta mahasiswa Perguruan Tinggi se-Sulbar dan mahasiswa dari berbagai universitas di luar Sulbar yang ber-KTP Sulbar. Artika Ananda Putri mengangkat karya ilmiah berjudul; “Menuju Sulbar Sejahtera: Optimalisasi Regional Traffic Management Centre (RTMC) melalui Gerakan Satu Hari Tanpa Pelanggaran”, yang dinilai unggul dari segi kreativitas gagasan, orisinalitas, analisis, dan sistematika penulisan. Kaprodi Ilmu Komunikasi, Dr. Hamdan, M.Ag, memandang bah...

Ahmadiyah, NII dan Candoleng-doleng

Oleh: Hamdan Akhir Mei 2011 lalu saya berada di sebuah pelosok kampung untuk beberapa waktu. Saat jumatan, sebelum azan dikumandangkan, Kades sebagai aparat dan tentunya mewakili Negara, menyampaikan pengumuman dari pemerintah kepada seluruh warga khususnya umat Islam untuk mewaspadai dua hal yang mengancam stabilitas kehidupan sosial warga, yakni: (1) tentang hadirnya aliran sesat Ahmadiyah yang mengajarkan adanya nabi setelah Muhammad saw, dan (2) hadirnya Negara Islam Indonesia (NII) yang menginginkan berdirinya Negara Islam secara terpisah dari Negara Kesatuan RI. Kedua hal di atas memfokuskan sasaran penyebaran misinya pada generasi muda. Karenanya jika warga menemukan hal-hal yang mencurigakan, kiranya segera melaporkan ke pemerintah setempat. Sekitar sepuluh hari kemudian, masih di kampong yang sama, saya terjaga saat dini hari pukul 01.30-an karena merasa lapar. Soalnya kemudian bukan soal terjaga, tetapi tak bias tidur setelah perut sudah terisi. Yang menganggu adalah dentuman...

TEOLOGI INTEGRALISTIK (Pendekatan Sejarah)

oleh: Prof. Dr. H.M. Saleh Putuhena Pendahuluan Sejak 1970-an dialog antar umat beragama mulai digiatkan oleh Departemen Agama. Ketika itu Menteri Agama (1972-1977) di jabat oleh Mukti Ali, professor perbandingan agama pada IAIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta. Sebagai seorang menteri yang berasal dari kalangan intelektual Muslim , ia sangat peduli pada dua hal penataan masalah pendidikan dan kerukunan umat beragama yang memang menjadi salah satu tugas Departemen Agama sejak didirikan 1946. Selama ini tugas pokok tersebut terkesan diabaikan. Meskipun secara sporadis terjadi konflik antara umat beragama di beberapa daerah terutama setelah 1965. Meskipun dialog atau pertemuan antar umat beragama tetap dilaksanakan secara intensif baik oleh Departemen Agama, maupun oleh organisasi keagamaan, tetapi tampaknya kurang berhasil dalam membina kerukunan antar umat beragama. Konflik antar umat beragama masih tetap juga terjadi. Rangkaian konflik yang terjadi pada penghujung abad XX berupa peri...