Langsung ke konten utama

UKM Tapak Suci UIN Alauddin Makassar Raih Prestasi di Kejuaraan Pencak Silat Polman Championship 1

Suasana panggung utama pembukaan

andanji.com ~ Polewali Mandar. Kejuaraan Pencak Silat Polman Championship 1 sukses digelar pada 28–29 Juni 2025 di Gedung Gabungan Dinas-Dinas Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Ajang ini diikuti oleh sekitar 50 kontingen dengan total peserta mencapai 400 atlet dari berbagai daerah.

Tiga kategori pertandingan yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini adalah solo kreasi, ganda, dan regu, menampilkan berbagai teknik dan kreativitas para pendekar muda dalam bela diri tradisional Indonesia.

Suasana Berlangsungnya Kejuaraan

Salah satu kontingen yang mencuri perhatian adalah UKM Tapak Suci UIN Alauddin Makassar, yang menurunkan sebanyak 17 atlet dalam kategori dewasa. Penampilan para atlet dari kampus tersebut membuahkan hasil membanggakan dengan torehan medali sebagai berikut: 5 medali emas, 5 perak, dan 7 perunggu.

Ketua Umum UKM Tapak Suci UIN Alauddin Makassar, Ahmad Qadri Al Azis, mengungkapkan apresiasinya atas terselenggaranya kejuaraan ini. Menurutnya, ajang seperti Polman Championship 1 sangat penting dalam proses pembinaan atlet, terutama bagi mereka yang baru pertama kali turun gelanggang.

Salah satu Peserta dari UKM Tapak Suci UIN ALauddin

"Dengan adanya event Polman Championship 1 kami turut senang, karena di sisi lain kami ingin menurunkan atlet-atlet yang baru mengikuti kejuaraan. Dengan kata lain, kami ingin melihat sejauh mana perkembangan dari atlet," ujar Ahmad Qadri.

Kejuaraan ini menjadi wadah evaluasi dan motivasi bagi para atlet muda sekaligus mempererat tali persaudaraan antarperguruan. Harapannya, event ini dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya dengan cakupan peserta yang lebih luas dan sistem pertandingan yang lebih kompetitif. (hm&)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswi Komunikasi Unasman Raih Juara 1 Lomba Karya Ilmiah HUT Lalu Lintas Bayangkara Ke-69

  Artika Ananda Putri, Mahasiswa Ilmu Kounikasi Unasman andankji.com, Polman  ~~ Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Asyariah Mandar (FISIP Unasman). Artika Ananda Putri, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat, dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69 tahun 2024. Lomba yang bertemakan "Polantas Presisi Hadir" ini diikuti oleh 40 peserta mahasiswa Perguruan Tinggi se-Sulbar dan mahasiswa dari berbagai universitas di luar Sulbar yang ber-KTP Sulbar. Artika Ananda Putri mengangkat karya ilmiah berjudul; “Menuju Sulbar Sejahtera: Optimalisasi Regional Traffic Management Centre (RTMC) melalui Gerakan Satu Hari Tanpa Pelanggaran”, yang dinilai unggul dari segi kreativitas gagasan, orisinalitas, analisis, dan sistematika penulisan. Kaprodi Ilmu Komunikasi, Dr. Hamdan, M.Ag, memandang bah...

Ahmadiyah, NII dan Candoleng-doleng

Oleh: Hamdan Akhir Mei 2011 lalu saya berada di sebuah pelosok kampung untuk beberapa waktu. Saat jumatan, sebelum azan dikumandangkan, Kades sebagai aparat dan tentunya mewakili Negara, menyampaikan pengumuman dari pemerintah kepada seluruh warga khususnya umat Islam untuk mewaspadai dua hal yang mengancam stabilitas kehidupan sosial warga, yakni: (1) tentang hadirnya aliran sesat Ahmadiyah yang mengajarkan adanya nabi setelah Muhammad saw, dan (2) hadirnya Negara Islam Indonesia (NII) yang menginginkan berdirinya Negara Islam secara terpisah dari Negara Kesatuan RI. Kedua hal di atas memfokuskan sasaran penyebaran misinya pada generasi muda. Karenanya jika warga menemukan hal-hal yang mencurigakan, kiranya segera melaporkan ke pemerintah setempat. Sekitar sepuluh hari kemudian, masih di kampong yang sama, saya terjaga saat dini hari pukul 01.30-an karena merasa lapar. Soalnya kemudian bukan soal terjaga, tetapi tak bias tidur setelah perut sudah terisi. Yang menganggu adalah dentuman...

TEOLOGI INTEGRALISTIK (Pendekatan Sejarah)

oleh: Prof. Dr. H.M. Saleh Putuhena Pendahuluan Sejak 1970-an dialog antar umat beragama mulai digiatkan oleh Departemen Agama. Ketika itu Menteri Agama (1972-1977) di jabat oleh Mukti Ali, professor perbandingan agama pada IAIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta. Sebagai seorang menteri yang berasal dari kalangan intelektual Muslim , ia sangat peduli pada dua hal penataan masalah pendidikan dan kerukunan umat beragama yang memang menjadi salah satu tugas Departemen Agama sejak didirikan 1946. Selama ini tugas pokok tersebut terkesan diabaikan. Meskipun secara sporadis terjadi konflik antara umat beragama di beberapa daerah terutama setelah 1965. Meskipun dialog atau pertemuan antar umat beragama tetap dilaksanakan secara intensif baik oleh Departemen Agama, maupun oleh organisasi keagamaan, tetapi tampaknya kurang berhasil dalam membina kerukunan antar umat beragama. Konflik antar umat beragama masih tetap juga terjadi. Rangkaian konflik yang terjadi pada penghujung abad XX berupa peri...