Langsung ke konten utama

Unasman Soccer Club Taklukkan STAIN Majene di Unsulbar Cup 2025

Suasana Half Time

andankji.com ~ Polman — Unasman Soccer Club (USC) tampil gemilang dengan menaklukkan tim STAIN Majene dalam laga perdana Turnamen Sepakbola Unsulbar Cup antar Perguruan Tinggi se-Sulawesi Barat yang digelar di Stadion Majene, Rabu (30/4).

Dalam pertandingan tersebut, USC yang diperkuat oleh 20 pemain berhasil menunjukkan dominasi sejak menit awal. 

Empat gol tercipta melalui kaki Arman Hidayah, Orias, Azman Wahab, dan Haerudin. Dua dari pencetak gol merupakan mahasiswa FISIP Program Studi Ilmu Pemerintahan, satu dari Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi, dan terakhir dari FKIP Prodi PPKN.

Pelatih USC, Arifin, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan perdana ini. 

“Alhamdulillah, bersyukur dapat memenangkan pertandingan. Apalagi pemain yang dibawa pada Unsulbar Cup ini rata-rata pemain baru, hanya ada 2-3 orang saja yang sudah lama memperkuat Unasman di beberapa turnamen di Sulbar dan Sulsel,” ujarnya.

Menurut Arifin, kunci kemenangan terletak pada semangat juang dan kerja sama tim yang solid. Ia berharap kemenangan ini menjadi pemicu semangat bagi para pemain untuk terus mengharumkan nama Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman), khususnya di bidang sepakbola.

Mengenai partai final yang diprediksi akan mempertemukan USC dengan tuan rumah, Unsulbar, Arifin berharap para pemain tetap berada dalam kondisi prima. Ia juga menekankan pentingnya dukungan institusi dan supporter.

“Saya punya keterbatasan dalam mendukung mereka. Dukungan dari pihak kampus sangat penting, termasuk kehadiran supporter. Kalau kita melawan Unsulbar di final, bisa jadi mereka akan melakukan mobilisasi supporter besar-besaran,” tambahnya.

Dengan kemenangan ini, USC menegaskan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara Unsulbar Cup 2025. Partai final pun menjadi laga yang sangat dinantikan. (H&)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswi Komunikasi Unasman Raih Juara 1 Lomba Karya Ilmiah HUT Lalu Lintas Bayangkara Ke-69

  Artika Ananda Putri, Mahasiswa Ilmu Kounikasi Unasman andankji.com, Polman  ~~ Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Asyariah Mandar (FISIP Unasman). Artika Ananda Putri, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat, dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69 tahun 2024. Lomba yang bertemakan "Polantas Presisi Hadir" ini diikuti oleh 40 peserta mahasiswa Perguruan Tinggi se-Sulbar dan mahasiswa dari berbagai universitas di luar Sulbar yang ber-KTP Sulbar. Artika Ananda Putri mengangkat karya ilmiah berjudul; “Menuju Sulbar Sejahtera: Optimalisasi Regional Traffic Management Centre (RTMC) melalui Gerakan Satu Hari Tanpa Pelanggaran”, yang dinilai unggul dari segi kreativitas gagasan, orisinalitas, analisis, dan sistematika penulisan. Kaprodi Ilmu Komunikasi, Dr. Hamdan, M.Ag, memandang bah...

Ahmadiyah, NII dan Candoleng-doleng

Oleh: Hamdan Akhir Mei 2011 lalu saya berada di sebuah pelosok kampung untuk beberapa waktu. Saat jumatan, sebelum azan dikumandangkan, Kades sebagai aparat dan tentunya mewakili Negara, menyampaikan pengumuman dari pemerintah kepada seluruh warga khususnya umat Islam untuk mewaspadai dua hal yang mengancam stabilitas kehidupan sosial warga, yakni: (1) tentang hadirnya aliran sesat Ahmadiyah yang mengajarkan adanya nabi setelah Muhammad saw, dan (2) hadirnya Negara Islam Indonesia (NII) yang menginginkan berdirinya Negara Islam secara terpisah dari Negara Kesatuan RI. Kedua hal di atas memfokuskan sasaran penyebaran misinya pada generasi muda. Karenanya jika warga menemukan hal-hal yang mencurigakan, kiranya segera melaporkan ke pemerintah setempat. Sekitar sepuluh hari kemudian, masih di kampong yang sama, saya terjaga saat dini hari pukul 01.30-an karena merasa lapar. Soalnya kemudian bukan soal terjaga, tetapi tak bias tidur setelah perut sudah terisi. Yang menganggu adalah dentuman...

TEOLOGI INTEGRALISTIK (Pendekatan Sejarah)

oleh: Prof. Dr. H.M. Saleh Putuhena Pendahuluan Sejak 1970-an dialog antar umat beragama mulai digiatkan oleh Departemen Agama. Ketika itu Menteri Agama (1972-1977) di jabat oleh Mukti Ali, professor perbandingan agama pada IAIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta. Sebagai seorang menteri yang berasal dari kalangan intelektual Muslim , ia sangat peduli pada dua hal penataan masalah pendidikan dan kerukunan umat beragama yang memang menjadi salah satu tugas Departemen Agama sejak didirikan 1946. Selama ini tugas pokok tersebut terkesan diabaikan. Meskipun secara sporadis terjadi konflik antara umat beragama di beberapa daerah terutama setelah 1965. Meskipun dialog atau pertemuan antar umat beragama tetap dilaksanakan secara intensif baik oleh Departemen Agama, maupun oleh organisasi keagamaan, tetapi tampaknya kurang berhasil dalam membina kerukunan antar umat beragama. Konflik antar umat beragama masih tetap juga terjadi. Rangkaian konflik yang terjadi pada penghujung abad XX berupa peri...