Langsung ke konten utama

Artika Terima Penghargaan Ditlantas

Para Juara Lomba Karya Tulis pose bersama Pimpinan Ditlantas Polda Sulbar

andankji.com, Mamuju ~~ Puncak Perayaan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69 di selenggarakan oleh Ditlantas Polda Sulbar, Ahad 22 September 2024. Kegiatan ditutup dengan penerimaan penghargaan dan hadiah bagi para pemenang lomba, di Mall Matos Mamuju, Sulawesi Barat.

Beberapa jenis lomba yang dilaksanakan di antaranya adalah lomba menggambar dan mewarnai, lomba karya tulis, dan mobile legends bang bang (MLBB).

Lomba karya tulis, penghargaan dan hadiah diberikan kepada tiga pemenang, yakni: Juara 1, Artika Ananda Putri dari Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Al Asyariah Mandar; Juara 2, Muh. Aksal Ramadhan dari Fisip Universitas Negeri Sunan Gunung Jati Bandung; dan Juara 3, Syahputra Ramadhan dari Universitas Bosowa Makassar.

Sebagai pemenang, Artika mengucapkan selamat HUT Lalu Lintas, semoga Ditlantas Polda Sulbar semakin maju, dan kita berharap pula semoga kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin tinggi.

Kaprodi Ilmu Komunikasi Fisip Unasman, Dr. Hamdan, M.Ag turut hadir mendampingi dalam kesempatan itu, sebagai apresiasi kepada mahasiswa yang berikhtiar membangun prestasi.

"Ini bukan hanya prestasi Artika secara pribadi, tetapi lebih dari itu juga prestasi bagi Institusi yakni Prodi, Fakultas, dan Universitas", kata Hamdan.

Kaprodi dalam momen yang meriah itu, juga berkesempatan membincangkan kemungkinan kerjasama dalam penerapan ide "sehari tanpa pelanggaran" kepada pihak Ditlantas Polda Sulbar, yang dalam kesempatan itu diwakili Kasi SIM, bapak Akp. Ferrix.

Pose bersama Kasi SIM Polda Sulbar

"Melalui ide dari Karya tulis ini, saya memikirkan bagaimana masyarakat kita dapat mempraktikkan kesadaran tertib lalu lintas itu dengan riang gembira, bahagia, tanpa merasa terbebani. Ini sangat menarik", ujar Hamdan.

Pihak Ditlantas Polda Sulbar juga menyambut baik kemungkinan penerapan gagasan sehari tanpa pelanggaran tersebut.

"Tentu kami juga berharap dan akan berupaya ide adik Artika tidak hanya selesai di lomba ini, tapi dapat diwujudkan. Dan ini memungkinkan untuk dilaksanakan dalam lingkup kecil dulu sebagai percontohan", ungkap Kasi.

Artika memenangkan lomba melalui Karya Tulisnya berjudul: "Menuju Sulbar Sejahtera: Optimalisasi (RTMC) Melalui Gerakan Satu Hari Tanpa Pelanggaran".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswi Komunikasi Unasman Raih Juara 1 Lomba Karya Ilmiah HUT Lalu Lintas Bayangkara Ke-69

  Artika Ananda Putri, Mahasiswa Ilmu Kounikasi Unasman andankji.com, Polman  ~~ Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Asyariah Mandar (FISIP Unasman). Artika Ananda Putri, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat, dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69 tahun 2024. Lomba yang bertemakan "Polantas Presisi Hadir" ini diikuti oleh 40 peserta mahasiswa Perguruan Tinggi se-Sulbar dan mahasiswa dari berbagai universitas di luar Sulbar yang ber-KTP Sulbar. Artika Ananda Putri mengangkat karya ilmiah berjudul; “Menuju Sulbar Sejahtera: Optimalisasi Regional Traffic Management Centre (RTMC) melalui Gerakan Satu Hari Tanpa Pelanggaran”, yang dinilai unggul dari segi kreativitas gagasan, orisinalitas, analisis, dan sistematika penulisan. Kaprodi Ilmu Komunikasi, Dr. Hamdan, M.Ag, memandang bah...

Ahmadiyah, NII dan Candoleng-doleng

Oleh: Hamdan Akhir Mei 2011 lalu saya berada di sebuah pelosok kampung untuk beberapa waktu. Saat jumatan, sebelum azan dikumandangkan, Kades sebagai aparat dan tentunya mewakili Negara, menyampaikan pengumuman dari pemerintah kepada seluruh warga khususnya umat Islam untuk mewaspadai dua hal yang mengancam stabilitas kehidupan sosial warga, yakni: (1) tentang hadirnya aliran sesat Ahmadiyah yang mengajarkan adanya nabi setelah Muhammad saw, dan (2) hadirnya Negara Islam Indonesia (NII) yang menginginkan berdirinya Negara Islam secara terpisah dari Negara Kesatuan RI. Kedua hal di atas memfokuskan sasaran penyebaran misinya pada generasi muda. Karenanya jika warga menemukan hal-hal yang mencurigakan, kiranya segera melaporkan ke pemerintah setempat. Sekitar sepuluh hari kemudian, masih di kampong yang sama, saya terjaga saat dini hari pukul 01.30-an karena merasa lapar. Soalnya kemudian bukan soal terjaga, tetapi tak bias tidur setelah perut sudah terisi. Yang menganggu adalah dentuman...

TEOLOGI INTEGRALISTIK (Pendekatan Sejarah)

oleh: Prof. Dr. H.M. Saleh Putuhena Pendahuluan Sejak 1970-an dialog antar umat beragama mulai digiatkan oleh Departemen Agama. Ketika itu Menteri Agama (1972-1977) di jabat oleh Mukti Ali, professor perbandingan agama pada IAIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta. Sebagai seorang menteri yang berasal dari kalangan intelektual Muslim , ia sangat peduli pada dua hal penataan masalah pendidikan dan kerukunan umat beragama yang memang menjadi salah satu tugas Departemen Agama sejak didirikan 1946. Selama ini tugas pokok tersebut terkesan diabaikan. Meskipun secara sporadis terjadi konflik antara umat beragama di beberapa daerah terutama setelah 1965. Meskipun dialog atau pertemuan antar umat beragama tetap dilaksanakan secara intensif baik oleh Departemen Agama, maupun oleh organisasi keagamaan, tetapi tampaknya kurang berhasil dalam membina kerukunan antar umat beragama. Konflik antar umat beragama masih tetap juga terjadi. Rangkaian konflik yang terjadi pada penghujung abad XX berupa peri...