Langsung ke konten utama

Unasman dan Dispop Polewali Mandar Dorong Peningkatan Ekonomi Desa

Foto: Humas Unasman

andankji.com - Polman ~ Rektor Univ Asy ariah Mandar DR. Hj.Chuduriah Sahabuddin, M.Si. bersama Plt. Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata Polman DR. Aco Musaddad HM, M.Ag, M.Si., menghadiri kegiatan pendampingan pembuatan kerajinan tangan yang diikuti oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui Program Matching Fund Rumah Kreatif yang ditempatkan di Desa Papandangan Kecamatan Anreapi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut ketua LP2M Unasman Basri, S.Kom, M.T, Kabid Promosi Wisata Sidrayani, SS., MM., Instruktur Eko dan mahasiswa Unasman.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai keberlanjutan pendampingan potensi desa Pappandangan, berupa handy craft dalam bentuk pembuatan cenderamata. Rotan yang melimpah di desa Pappandangan didesain sebagai cenderamata berbasis kearifan lokal seperti kipas, parcel, tempat pencil, dan wadah serbaguna dengan bahan dasar rotan.

Pendampingan pembuatan cinderamata merupakan ide kolaborasi oleh Dinas Pemuda, Olahraga Polewali Mandar, dosen tim pelaksana dan dibantu oleh mahasiswa. Pendampingan bertujuan sebagai bentuk Penguatan SDM Pokdarwis yang akan berdampak pada peningkatan Ekonomi desa.    

Foto: Humas Unasman

Abdul Malik, selaku Dosen pelaksana mengungkapkan metode yang dilakukan dalam kegiatan ini berupa aktivitas pembuatan cinderamata dilaksanakan dengan sistem Training of Trainer yaitu melibatkan pelatih dalam melatih pelatih baru yang belum berpengalaman dengan suatu ketarampilan baru.  Sehingga pokdarwis kedepannya akan menjadi pelatih ahli untuk masyarakat desa Pappandangan

Terpisah, Rektor Unasman Dr. Chuduriah Sahabuddin, dalam arahannya mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut Program Unasman Membangun Desa yang lebih menekankan pada penguatan SDM Desa Pappandangam melalui Program Matching Fund 2023.

“Kami berharap kegiatan pendampingan ini betul-betul bisa berkelanjutan dan dikembangkan, sehingga hasil kerajinan Pokdarwis bisa diekspor ke luar negeri, tegasnya.

Kegiatan TOT berlangsung seharian penuh, bersama kelompok sadar wisata dengan penuh keakraban.

Sumber: Humas Unasman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswi Komunikasi Unasman Raih Juara 1 Lomba Karya Ilmiah HUT Lalu Lintas Bayangkara Ke-69

  Artika Ananda Putri, Mahasiswa Ilmu Kounikasi Unasman andankji.com, Polman  ~~ Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Asyariah Mandar (FISIP Unasman). Artika Ananda Putri, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat, dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-69 tahun 2024. Lomba yang bertemakan "Polantas Presisi Hadir" ini diikuti oleh 40 peserta mahasiswa Perguruan Tinggi se-Sulbar dan mahasiswa dari berbagai universitas di luar Sulbar yang ber-KTP Sulbar. Artika Ananda Putri mengangkat karya ilmiah berjudul; “Menuju Sulbar Sejahtera: Optimalisasi Regional Traffic Management Centre (RTMC) melalui Gerakan Satu Hari Tanpa Pelanggaran”, yang dinilai unggul dari segi kreativitas gagasan, orisinalitas, analisis, dan sistematika penulisan. Kaprodi Ilmu Komunikasi, Dr. Hamdan, M.Ag, memandang bah...

Ahmadiyah, NII dan Candoleng-doleng

Oleh: Hamdan Akhir Mei 2011 lalu saya berada di sebuah pelosok kampung untuk beberapa waktu. Saat jumatan, sebelum azan dikumandangkan, Kades sebagai aparat dan tentunya mewakili Negara, menyampaikan pengumuman dari pemerintah kepada seluruh warga khususnya umat Islam untuk mewaspadai dua hal yang mengancam stabilitas kehidupan sosial warga, yakni: (1) tentang hadirnya aliran sesat Ahmadiyah yang mengajarkan adanya nabi setelah Muhammad saw, dan (2) hadirnya Negara Islam Indonesia (NII) yang menginginkan berdirinya Negara Islam secara terpisah dari Negara Kesatuan RI. Kedua hal di atas memfokuskan sasaran penyebaran misinya pada generasi muda. Karenanya jika warga menemukan hal-hal yang mencurigakan, kiranya segera melaporkan ke pemerintah setempat. Sekitar sepuluh hari kemudian, masih di kampong yang sama, saya terjaga saat dini hari pukul 01.30-an karena merasa lapar. Soalnya kemudian bukan soal terjaga, tetapi tak bias tidur setelah perut sudah terisi. Yang menganggu adalah dentuman...

TEOLOGI INTEGRALISTIK (Pendekatan Sejarah)

oleh: Prof. Dr. H.M. Saleh Putuhena Pendahuluan Sejak 1970-an dialog antar umat beragama mulai digiatkan oleh Departemen Agama. Ketika itu Menteri Agama (1972-1977) di jabat oleh Mukti Ali, professor perbandingan agama pada IAIN Sunan Kalijaga, Jogjakarta. Sebagai seorang menteri yang berasal dari kalangan intelektual Muslim , ia sangat peduli pada dua hal penataan masalah pendidikan dan kerukunan umat beragama yang memang menjadi salah satu tugas Departemen Agama sejak didirikan 1946. Selama ini tugas pokok tersebut terkesan diabaikan. Meskipun secara sporadis terjadi konflik antara umat beragama di beberapa daerah terutama setelah 1965. Meskipun dialog atau pertemuan antar umat beragama tetap dilaksanakan secara intensif baik oleh Departemen Agama, maupun oleh organisasi keagamaan, tetapi tampaknya kurang berhasil dalam membina kerukunan antar umat beragama. Konflik antar umat beragama masih tetap juga terjadi. Rangkaian konflik yang terjadi pada penghujung abad XX berupa peri...